Malaysia Bangun Pusat Data AI Canggih Kerja Sama dengan Nvidia

Malaysia Bangun Pusat Data AI Canggih Kerja Sama dengan Nvidia

plainviews.org  Malaysia semakin mendekatkan diri pada tujuan untuk mencapai kedaulatan kecerdasan buatan (AI) dengan membangun pusat data AI canggih di Kulai, Johor. Pusat data ini adalah hasil kemitraan antara perusahaan listrik nasional YTL Power International dan Nvidia, produsen GPU global terkemuka. Investasi besar senilai RM10 miliar (sekitar Rp 39,7 triliun) mendukung proyek ini. Yang dirancang untuk mendorong inovasi dalam bidang AI di Malaysia.

“Baca Juga: Xi Jinping Hadiahkan HP Xiaomi ke Presiden Korsel”

Perdana Menteri Anwar Ibrahim Targetkan Malaysia Jadi Pemimpin AI pada 2030

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyatakan bahwa Malaysia menargetkan untuk menjadi negara terdepan dalam pengembangan AI pada 2030. Dalam pidatonya, Anwar menekankan pentingnya membangun ekosistem AI yang aman dan dapat dipercaya, yang akan mendukung pengembangan ekonomi digital negara. Ia menyampaikan hal ini setelah bertemu dengan CEO Nvidia, Jensen Huang, dan Direktur Pelaksana YTL Power. Datuk Seri Yeoh Seok Hong, di sela-sela Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC.

Infrastruktur Canggih Dukung Kemajuan AI Nasional Malaysia

Pusat data AI di Kulai terletak di YTL Green Data Centre Park dengan kapasitas 600MW. Infrastruktur ini didukung oleh GPU NVL72 Grace Blackwell (GB 200) berpendingin cairan, yang memungkinkan pemrosesan data yang cepat dan efisien. Selain itu, pusat data ini juga mendukung model bahasa besar (LLM) milik Malaysia, Ilmu, yang diluncurkan pada Agustus lalu. Inovasi ini diharapkan dapat mempercepat perkembangan AI dalam negeri.

Pemerintah Alokasikan Anggaran Besar untuk Sektor AI

Pemerintah Malaysia telah mengalokasikan RM5,9 miliar (sekitar Rp 23,38 triliun) dalam anggaran 2026 untuk mendukung pengembangan sektor AI. Menurut Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia. Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz, investasi ini menegaskan komitmen negara untuk menjadikan Malaysia sebagai pusat utama inovasi dan keunggulan AI di kawasan Asia. Ini juga menunjukkan langkah konkret Malaysia dalam memajukan transformasi digital dan infrastruktur teknologi.

“Baca Juga: TikTok Awards 2025 Bakal Digelar di AS Setelah Isu Pembatalan”

Pengembangan AI Berdaulat Melalui YTL AI Cloud dan Model Bahasa Ilmu

Yeoh Seok Hong, Direktur Pelaksana YTL Power, menyoroti pentingnya mengembangkan cloud berdaulat di negara ini untuk mendukung layanan AI yang aman bagi pemerintah dan masyarakat. Dengan beroperasinya YTL AI Cloud dan peluncuran model bahasa Ilmu yang dikembangkan di Malaysia. Negara ini menjadi salah satu yang pertama di Asia Tenggara yang mampu menawarkan kapabilitas AI berdaulat. Yeoh juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Malaysia atas dukungan yang luar biasa dalam mengembangkan infrastruktur AI yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Upaya Malaysia untuk mengembangkan AI dan infrastruktur teknologi yang berdaulat semakin mengukuhkan posisi negara ini sebagai pemimpin di bidang AI di kawasan. Dengan investasi besar dan kebijakan yang mendukung, Malaysia siap memasuki era digital yang lebih maju dengan kecerdasan buatan sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan inovasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *